Siat Raja Singa Ajang Unjuk Diri Atlet Muay Thai Denpasar

HandmadNews – Pada masa Pandemi Covid19 seperti sekarang ini tentu saja sangat membatasi semua ruang gerak, begitu juga dengan kegiatan berolahraga. Tetapi bagi para atlet, tentu saja pembatasan ini tidak merupakan halangan untuk tetap berlatih dan juga melakukan latih tanding.

Salah satunya cabang olah raga beladiri Muay Thai yang para atletnya sangat aktif latihan dan mengadakan latih tanding antar sasana. Seperti yang dilakukan oleh sasana Fight Right Muay Thai Martial Art Gym yang menggelar pertandingan persahabatan antar Club Muay Thai yang ada di Denpasar. Gelaran yang merupakan event tahunan dari Fight Right ini diberi nama Siat Raja Singa bertempat di sasana Fight Right Muay Thai Martial Art Gym, Sanur, Denpasar pada Sabtu (4/09/2021).

Owner dari sasana Fight Right Muay Thai Martial Art Gym, I Gusti Agung Gede Gautama mengatakan, Siat Raja Singa ini merupakan event tahunan dari Fight Right Muay Thai Martial Art Gym dimana tahun ini dirancang berbeda dengan tahun – tahun sebelumnya yang lebih ke acara Fun n Fight, tetapi tahun ini lebih ke Fight atau pertandingannya, karena Club yang ikut berpartisipasi kali ini sedang mempersiapkan atletnya untuk kejuaraan Walikota Cup dan Porprov Bali tahun 2022 mendatang.

“Siat Raja Singa ini mengambil filosofi dari upacara menek kelih atau beranjak dewasa di Bali. Jadi mereka menunjukkan kedewasaan dalam bertarung di ring dengan penuh sportifitas” jelas Gung De Gautama.

“Event ini diikuti ada sekitar 4 Club dan kita lebih fokus meningkatkan kemampuan untuk persiapan para atlet nantinya berlaga di Walikota Cup dan juga ajang Porprov Bali 2022 untuk mengharumkan nama Kota Dempasar” tambahnya.

Sementara itu Ketua Muay Thai Indonesia (MI) Denpasar, I Wayan Mariyana Wandhira yang hadir dan memantau langsung para atlet – atlet yang berlaga, menyampaikan apresiasi yang sangat tinggi kepada sasana Fight Right Muay Thai Martial Art Gym, karena telah bisa mengadakan pertandingan persahabatan antar Club Muay Thai di Denpasar.

“Saya sangat mengapresiasi pertandingan persahabatan ini, disinilah kita bisa mengukur perkembangan dan memantau para atlet – atlet. Untuk para atlet, event ini bisa dipakai ajang mengukur kemampuan diri hasil dari latihan selama ini” kata Wandhira yang juga anggota DPRD Kota Denpasar asal Sanur ini.

Wandhira menjelaskan perkembangan para petarung Muay Thai Kota Denpasar, dimana secara kuantitas  atlet Muaythai di Denpasar terus tumbuh. Ini juga peran besar dari Club – Club Muay Thai yang ada di Denpasar untuk menjaring dan membina para atlet. Untuk meningkatkan kualitas para atlet MI Denpaar akan menggelar Walikota Cup. Di samping itu dari pemenuhan fasilitas atau perlengkapan untuk para atlet Muay Thai di kota Denpasar terbilang sangat mumpuni. Ini hasil dari lobinya menolak refocusing anggaran di KONI Denpasar, yang akhirnya tetap menganggarkan dana pembinaan dan perlengkapan. Pada Porprov 2019 di Tabanan, Denpasar hanya posisi 3 besar cabor Muay Thai dan pada Porprov 2022 mendatang ditargetkan ada peningkatan prestasi.

“Kemarin sempat ada refocusing anggaran KONI, tetapi saya tolak dan akhirnya tetap menganggarkan untuk pembinaan dan pengadaan sarana prasarana. Walaupun dana untuk event ditiadakan, tetapi tidak masalah. Muay Thai kota Denpasar siap ukir prestasi” tutup Wandhira.